Home » » JAWADOMINO.COM AGEN POKER DOMINO ONLINE TERPERCAYA INDONESIA

JAWADOMINO.COM AGEN POKER DOMINO ONLINE TERPERCAYA INDONESIA

Teori dominoadalah teori yang berspekulasi bahwa apabila sebuah negara di suatu kawasan terkena pengaruh komunisme, negara-negara sekitarnya akan ikut dipengaruhi komunisme lewat efek domino. Teori yang sering didengungkan pada tahun 1950-an sampai 1980-an ini digunakan oleh beberapa presiden Amerika Serikat semasa Perang Dinginsebagai alasan intervensi A.S. di seluruh dunia. Meski tidak pernah menggunakan istilah "teori domino" secara langsung, Presiden Amerika Serikat Dwight D. Eisenhowermenjelaskannya dalam sebuah konferensi pers tanggal 7 April 1954 saat membahas komunisme di Indocina: Nah, Anda punya suatu pertimbangan yang mengikuti prinsip "domino jatuh". Anda punya satu baris domino. Jatuhkan domino pertama, dan yang akan terjadi sampai domino terakhir adalah rangkaian peristiwa yang berlangsung sangat cepat. Anda akan melihat sebuah perpecahan yang pengaruhnya sangat besar. [1] Daftar isi[ sembunyikan] 1 Penerapan di luar Asia Tenggara 2 Penerapan lain 3 Lihat pula 3.1 Efek domino 4 Referensi Penerapan di luar Asia Tenggara[ sunting| sunting sumber] Michael Lindberpendapat bahwa meski teori domino gagal di Asia Tenggara, muncul gelombang rezim komunis atau Marxis– Leninisglobal di Benin, Ethiopia, Guinea- Bissau, Madagaskar, Tanjung Verde, Mozambik, Angola, Afghanistan, Grenada, dan Nikaraguapada tahun 1970-an. Interpretasi efek domino global sangat bergantung pada interpretasi "prestis" dalam teori ini, artinya kesuksesan revolusi komunis di sejumlah negara turut berkontribusi pada moral dan dukungan retoris walaupun tidak membuahkan bantuan material untuk mendukung pasukan revolusi di negara-negara lain. Revolusioner Argentina Che Guevarapernah menulis sebuah esai berjudul "Pesan Untuk Tiga Benua" pada tahun 1967. Esai ini menyuarakan terbentuknya "dua, tiga, ... banyak Vietnam" di seluruh dunia. [2]Sejarawan Max Bootmenulis, "Pada akhir 1970-an, musuh-musuh Amerika Serikat naik ke tampuk kekuasaan di sejumlah negara dari Mozambik sampai Iran sampai Nikaragua. Sandera A.S. ditangkap di kapal SSMayaguez(lepas pantai Kamboja) dan Tehran. Pasukan Merahmenyerbu Afghanistan. Tidak ada hubungan yang jelas dengan Perang Vietnam, namun ada sedikit keraguan bahwa kekalahan sebuah kekuatan super akan mendorong musuh-musuh kita untuk melancarkan agresi yang sebelumnya enggan dilakukan." [3] Selain itu, teori ini dapat didorong lebih jauh setelah meningkatnya jumlah serangan oleh kelompok teroris sayap kiri di Eropa Barat yang didanai oleh pemerintah negara-negara komunis antara tahun 1960-an dan 1980-an. [4] [5] [6]Di Italia, serangan tersebut meliputi penculikan dan pembunuhan mantan Perdana Menteri Italia Aldo Morodan penculikan mantan Brigadir Jenderal A.S. James L. Dozieroleh Brigade Merah. Di Jerman Barat, serangan teroris dilancarkan oleh Faksi Pasukan Merah. Di Timur Jauh, Pasukan Merah Jepangmelancarkan serangan serupa. Dalam wawancara Frost/Nixontahun 1977, Richard Nixonmempertahankan destabilisasi rezim Salvador Allendedi Chili oleh Amerika Serikat dengan alasan teori domino. Meminjam metafora yang ia dengar, ia menyatakan bahwa Chili dan Kubayang komunis akan menciptakan "roti lapis merah" yang dapat menggencet Amerika Latin. [7]Pada 1980-an, teori domino digunakan untuk membenarkan intervensi pemerintahan Reagandi Amerika Tengah dan kawasan Karibia. Dalam memoarnya, mantan Perdana Menteri Rhodesia Ian Smithmenyebut kebangkitan pemerintahan sayap kiri otoriter di Afrika Sub-Sahara pada era dekolonisasisebagai "taktik domino kaum komunis". [8]Menurut Smith, pembentukan pemerintahan pro-komunis di Tanzania(1961–64) dan Zambia(1964) dan pemerintahan Marxis–Leninis di Angola (1975), Mozambik (1975), dan Rhodesia(1980) [9]merupakan bukti "penggerogotan diam-diam imperialisme Soviet di benua ini." [10] Penerapan lain[ sunting| sunting sumber] Kartun politik Carlos Latuffyang menyamakan teori domino dengan Musim Semi Arab. Sejumlah analis kebijakan luar negeri di Amerika Serikat menyebut penyebaran teokrasi Islam dan demokrasiliberal di Timur Tengah sebagai dua kemungkinan adanya teori domino. Pada masa Perang Iran–Irak, Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya mendukung Irak karena khawatir teokrasi radikal Iran akan menyebar di Timur Tengah. Semasa invasi Irak 2003, sejumlah kaum neokonservatifberpendapat bahwa apabila pemerintahan demokratis dibentuk di Irak, demokrasi dan liberalismeakan menyebar di Timur Tengah. Ini disebut-sebut sebagai "teori domino terbalik" [11]karena efeknya dianggap positif oleh Barat, bukan negatif.

1 komentar:

  1. Mohon maaf numpang promo ya ^^
    Kami Hadir dengan Semangat dan Kebanggaan untuk selalu menjadi yang terbaik!!! ^^
    Mari Bergabunglah Bersama MandiriQQ, menawarkan Berbagai Jenis Permainan Menarik.
    1 ID untuk 6 PERMAINAN

    Dapatkan Berbagai Bonus Menarik..!!!
    - Bonus TurnOver 0.5% tiap Minggunya
    - Bonus Referral 20% Dibagikan Setiap Minggunya.
    - Minimal Deposit hanya 20 Ribu
    - Minimal Withdraw hanya 50 Ribu
    Untuk info lebih lanjut Silahkan hubungi Cs MandiriQQ PIN BBM : 2BE2B4BA
    http://qqmandiri.net/app/Default0.aspx?lang=id

    New Coming !!! Di coba ya Guys ^^
    NEW GAME ( GAME TERLARIS SAAT INI )
    FISH HUNTER ( TEMBAK IKAN ) ===> www.gg626.com
    COCK FIGHT ( SABUNG AYAM ) ===> www.s1288.net

    BalasHapus

Dont be a SPAMMER!

Diberdayakan oleh Blogger.